PERANGKAT LUNAK APLIKASI

A.    Peran Perangkat Lunak
Perangkat lunak sesungguhnya adalah program, program adalah deretan instruksi yang digunakan untuk mengendalikan komputer sehingga komputer dapat melakukan tindakan sesuai yang dikehendaki pembuatnya. Program umumnya dibuat oleh vendor perangkat lunak (misalnya Microsoft) ataupun perseorangan.
B.     Pengelompokkan Perangkat Lunak
Berdasarkan fungsinya terbagi menjadi dua golongan yaitu:
1.      Perangkat Lunak Aplikasi (application software)
Adalah program yang biasa dipakai oleh pemakai untuk melakukan tugas-tugas yang lebih spesifik misalnya untuk membuat dokumen, memanipulasi foto, atau membuat laporan keuangan.
2.      Perangkat Lunak Sistem (System Software, kadangkala disebut perangkat lunak pendukung atau support software)
Adalah program yang digunakan untuk mengontrol sumber daya komputer, seperti CPU dan peranti masukan atau keluaran. Kedudukan program ini adalah sebagai perantara antara program aplikasi dan perangkat keras komputer, contohnya adalah Windows dan Linux.
Berdasarkan cara mendapatkan perangkat lunak dan hak pemakaian, perangkat lunak dapat digolongkan menjadi:
1.      Perangkat Lunak Komersial (commersial software)
Perangkat lunak hak beli, karena mempunyai hak cipta. Setiap orang yang bermaksud menginstalnya harus membelinya. Jika tidak membayar berarti melakukan pembajakan. Hak cipta adalah suatu hak yang dilindungi hukum yang melarang seseorang untuk menyalin hak atas kekayaan intelektual tanpa izin pemegangnya. Perangkat lunak ini juga disertai lisensi yang melarang pembeli menyalin perangkat lunak untuk diberikan kepada orang lain ataupun untuk dijual kembali. Contohnya adalah Microsoft Office dan Adobe Photoshope.
2.      Perangkat Lunak Domian-Publik
Perangkat lunak yang mempunyai sifat gratis, karena tidak mempunyai hak cipta. Perangkat lunak seperti ini biasanya berupa kode dan banyak dijumpai diinternet.
3.         Sharewer
Bebas digunakan untuk pengujian dan terkadang selamanya. Namun, diharapkan pemakai memberikan dana kepada pembuatnya jika pemakai bermaksud untuk menggunakannya secara terus menerus . seringkali ada hak cipta tetapi terkadang bebas untuk diberikan kepada siapa saja.
Perangkat lunak yang tersedia tanpa kode sumber dan bisa digunakan oleh pemakai dengan tujuan dievaluasi selama masa tertentu tanpa membayar sama sekali dan jika sesudah masa tersebut berlalu pemakai bermaksud untuk tetap menggunakannya maka ia perlu membayar kepembuat perangkat lunak tersebut. Berbeda dengan versi trial, shareware tidak memiliki masa kadarluarsa. Artinya, pemakai tetap dapat menggunakan perangkat lunak tersebut walaupun batas uji coba tersebut telah berakhir. Umumnya pembuatan shareware menyediakan layanan untuk konsultasi, manual tercetak, pemutakhiran keversi yang lebih baru secara gratis, dan terkadang memberikan bonus berupa perangkat lunak yang lain. Tujuan pembuatan shareware adalah untuk mendapatkan bantuan dana dari pemakai guna pengembangan lebih lanjut. Situs yang menyediakan sharware antara lain adalah http://www.shareware.com/ dan http://www.asp-shareware.com
4.         Freeware
Perangkat lunak yang digunakan tanpa perlu membayar sama sekali. Perangkat lunak tanpa kode sumber dan bebas digunakan oleh siapa saja tanpa perlu membayar.Ada beberapa alasan dalam pembuatan frereware yaitu:
a.       Sebagai penarik bagi pemakai untuk membeli versi lebih lebih lanjut (dengan fitur yang lebih lengkap) yang bersifat komersil.
b.      Pembuat menginginkan tanggapan dari pemakai sehingga dia dapat mengembangkannya ke versi yang lebihbagus.
c.       Pembuat ingin menyebar luaskan karyanya supaya ia menjadi terkenal.
d.      Pembuat ingin benar-benar membantu pemakai dalam melaksanakan tugas tertentu tanpa perlu membeli perangkat lunak komersil. Contoh situs yang menyediakan freeware adalah ttp://www.betsdownload.com/ dan http://www.simtel.net/ merupakan contoh situs yang menyediakan berbagai freeware (dan juga shareware).
5.      Rental Ware
Perangkat lunak yang digunakan dengan cara menyewa, memiliki hak cipta. Sewa biasanya dilakukan per tahun.
6.        Free software
Perangkat lunak yang dilengkapi dengan kode sumber, dapat digunakan oleh siapa saja dan bebas untuk dikembangkan sendiri oleh pemakai (sepanjang lisensi memperkenankannya). Untuk mendapatkannya bisa saja gratis ataupun membayar dengan harga yang relatif murah. Sebuah program disebut free sofware jika:
a.       Pemakai mempunyai kebebasan untuk menjalankan program untuk tujuan apa saja.
b.      Pemakai mempunyai kebebasan untuk mendistribusikan kembali salinan program, baik secara gratis ataupun secara bayaran.
c.       Pemakai memiliki kebebasan untuk memodifikasi program sesuai kebutuhan. Oleh karena itu kode sumber harus tersedia.
d.      Pemakai memiliki kebebasan untuk mendistribusikan versi-versi program yang telah dimodifikasi sehingga komunitas dapat memperoleh manfaat dari pengembangan tersebut.
Free software dirancang oleh Richard stallman (pendiri Free Software Foundation) tujuan dari stallman adalah menciptakan kebebasan kepada pemakai dan menghindarkan penontrolan prorram oleh suatu pihak. Untuk menunjang kebebasan tersebut, Stallman menggunakan metode yang disebut copyleftterhadap perangkat  lunak GNU yang ia kembangkan. Istilah ini adalah pembalikan dari istilah copyright. Copyleft juga menggunakan hak cipta yang memberikan hak kepada pemakai untuk menjalankan program, memodifikasi, hingga mendistribusikan versi modifikasinya, tetapi melarang menjadikannya sebagai program sebagai program proprietary. Informasi lebih lanjut tentang free software dapat dilihat pada http://www.free-soft,org/.
7.        Open Source
Serupa dengan free software. Hanya berbeda dalam filosofi. Dikemukakan oleh Eric Raymond pada tahun 1998 dan dimaksudkan untuk menghilangkan makna ”free”pada “free software yang ambigu karena dalam bahasa inggris kata terseut memiliki arti yang bermacam-macam, yakni “free” dalam arti gratis atau kebebasan. Open source timbul dari ide bahwa seandainya setiap orang dapat berpartisipasi dalam mengembangkan suatu perangkat lunak tentu perangkat lunaktersebut akan segera berevolusi menuju ketingkat kesempurnaan. Hak-hak yang disediakan para open source:
a.       Hak untuk membuat salinan program dan mendistribusikan salinan tersebut.
b.      Hak untuk mengakses kode sumber sebagai syarat untuk bisa melakukan pemodifikasian.
c.       Hak untuk melakukan pengembangan terhadap program.
Secara prinsip, program yang tergolong sebagai free software juga memenuhi kriteri open source. Untuk memperoleh informasi lebih lanjut Open Source , dapat mengakses situs http://www.opensource.org
C.    Istilah Versi dan Rilis
Pada perangkat lunak dikenal istila  versi (vesion)dan rilis (release). Versi menyatakan sebuah perubahan besar pada perangkat lunak. Umumnya versi dinyatakan dengan bilangan semacam berikut: 2.0, 3.0, 4.0, 5.0, 6.0 dan sebagainya. Terkadang notasi lain digunakan sebagai contoh Microsoft Office 97 dan Ofice 2000.
Rilis menyatakan perunbahankecil terhadap sebuah versi yang sama. Rilis biasanya dinyatakan dengan angka dibelakang tanda titik. Contoh versi 4.0 bisa menjadi 4.1, 4.11, dan 4.12.
D.    Antarmuka Pemakai
Bentuk interaksi antara pemakai dan komputer ataudisebut antarmuka pemakai pada komputer dimasa lalu dan pada masa sekarang telah mengalami perubahan secara total. Pada masa generasi awal, PC menggunakan antarmuka yang dinamakan command-driven. Pada antarmuka ini, pemakai disuguhi dengan prompt shell dan pemakai perlu mengetikan sendiri perintah yang dikehendakinya agar komputer melaksanakan tugasnya.
Untuk memudahkan pemakai, dibuatlah antar jenis muka lainyang dikenal dengan sebeutan GUI (Graphical User Interface). GUI mengandalkan peranti yang disebut mouse untu melaksanakan pemilihan perintah yang dikemas dalam bentuk mene dan ikon. Klik, klik ganda (double-click), tarik dan lepas (drag ang drop), klik kanan merupakan istilah-istilah yang diakrabi oleh pada pemakai GUI.
Antar muka dalam bentuk lain  juga mulai diterapkan. Sebagai contoh, dumungkinkan untuk memerintahkan komputer dengan menggunakan suara atau dengan kedipan mata.
E.     Perangkat Lunak Aplikasi
Perangkat lunak biasanya digunakan oleh pemakai untuk melakukan tugas-tugas yang spesifik seperti mengetik dokumen, memanipulasi foto, dan merancang rumah. Perangkat lunak aplikasi dapat digolongkan menjadi:
1.      Perangkat Lunak Hiburan
Mencakup program-program permainan (game), program memainkan musik (misalnya WinAmp), dan program untuk memainkan film (misalnya Xing).
2.      Perangkat Lunak Pendidikan
Berguna untuk mempelajari atau mereferensi sesuatu pengetahuan. termasuk dalam kategori itu adalah program kamus, ensikjopedi, pelajaran ilmu pengetahuan, pelajaran bahasa asing dan simulasi.
Adakalnya sebuah program menggabungkan kemampuan pendidikan dan hiburan sekaligus. Perangkat lunak seperti ini biasa disebut edutainment. Banyak program untuk anak-anak yang mendukung unsur hiburan dan pendidikan. Mereka dapat bermain-main dengan komputer tetapi sekaligus belajar kata-kata atau mengenali benda.
3.      Perangkat Lunak Bisnis
Biasanya digunakan untuk menangani aplikasi bisnis. Misalnya berupa program untuk menangani persediaan barang (inventory control), pencatatan dan pembayaran piutang (accounts receivable), dan registrasi mahasiswa (sistem akademis).
4.      Perangkat Lunak Produktivitas Kerja
Berguna untuk meningkatkan produktivitas pemakai. Beberapa golongan pernagkat lunak untuk meningkatkan produktifitas kerja yaitu:
a.      Word Processing
untuk menciptakan dokumen ataupun untuk membuat surat. Misalnya: Word dan Abi Word.
Perangkat lunak ini memberikan kemudahan dalam menformat teks (Misalnya agar teks tertata rapih dengan rata dibagian kanan ataupun kiri), membuat teks tertentu ditebalkan atau dimiringkan, mengatur font (jenis tulisan, misalnya Times Roman, Arial, Courier, termasuk ukurannya), bahkan memungkinkan untuk menambahkan gambar atau foto kedalam dokumen. Dalam prakteknya, kemampuan untuk melakukan pengolahan kata sangat bervariasi. Sebagai contoh, ada yang memberikan fasilitas untuk membuat tabel, mengatur teks agar ditampilkan dalam beberapa kolom, ataupun menyimpan file kedalam format HTML.
Pengolahan kata seperti Word mendukung fitur spelling checker yang berfungsi untuk mengidentifikasi masalah ejaan , grammar checker yang berfungsi untuk mengidentifikasi kesalahan tatabahasa, dan thesaurus yang berfungsi untuk mencarikan padanan kata.

Daftar Pengolahan Kata
Nama    Vendor
Ami Pro    Lotus Development Corp
StarOfficer Writer    Sun Microsystems
Word    Microsoft Corporation
WordPerfect    Novel Corporation
WordStar    WordStar International Corporation

b.      Spreadsheet
 Pengolahan data dalam bentuk kumpulan sel, yang memungkinkan perhitungan secara dinamis. Contoh: Microsoft Excel dan StarOffice, Calc.
Mempunyai tampilan yang khas, berapa sekumpulan sel, setiap sel memiliki alamat yang dinyatakan dengan nama baris dan kolom. Pada gambar diatas terlihat bahwa nama baris berupa angka dan nama kolom dinyatakan dengan huruf.
Pada sel inilah pemakai dapat menuliskan teks, angka, dan bahkan rumus. Rumus yanr disediakan berbagai ragam, dari sekedar menghitung jumlah nilai dari beberapa kolom sampai keperhitungan IRR (Internal Rate of Return: suatu metode yang biasa digunakan untuk menghitung investasi).
Spreadsheet dilengkapi dengan fasilitas untuk menyajikan data dalam bentuk grafik seperti diagram batang, diagram lingkaran, atau diagram garis dapat dipilih oleh pemakai dengan mudah.
Daftar spreadsheet
Nama    Vendor
Claris Resolve    Claris Corporation
Excel    Miscrosoft
Lotus 1-2-3    Lotus Development Corporration
QuatroPro    Novel Corporation
StarOffice Calc    Sun Microsystem

c.    Desktop Publishing
menangani pembuatan buku, surat kabar, dan iklan, contoh: CorelDraw. Umumnya perangkat lunak ini mempunyai kemampuan untuk menggabungkan berbagai berkas yang dihasilkan oleh perangkat lunak lain, misalnya:
•                       Dokumen dari pengolahan kata.
•                       Gambar buatan yang dilakukan melalui perangkat penggambar seperti paint.
•                       Gambar hasil scanner.
Daftar Dekstop Publishing.

Nama    Vendor
Corel Draw    Corel Corporation
FrameMaker    Frame Technology
InDesign    Adobe
Publish It!    Timeworks International
Publisher    Microsoft Corrporation
QuackXPress    Quark
Ventura    Corel Corporation

d.        Presentasi Grafik
 Untuk membuat bahan-bahan presentasi dalam bentuk transparan atau untuk membuat diktat, dan sekaligus dapat dipakai sebagai alat untuk presentasi. Contoh: PowerPoint dan StarOffice Impress.
Berguna untuk membuat bahan presentasi dan juga sekaligus untuk melaksanakan presentasi. Dengan menggunakan perangkat lunak ini, pembuatan bahan presentasi dapat dilakukan dengan mudah dan cepat.  Anda biasa menyajikan teks, grafik, gambar, dan grafik dan kemudian mencetaknya kedalam bentuk kertas ataupun plastik transparan.
Jika anda menggunakan perangkat lunak ini untuk melakukan presentasi-dengan menghubungkan komputer ke proyektor LCD dan menayangkan keluaran proyektor LCD kelayar presentasi –banyak fitur lain yang dapat anda libatkan, seperti menambahkan animasi saat terjadi penggantian slide dan bahkan anda bis amenyajikan film yang direkam dengan kamera video.
Daftar Perangkat Lunak Presentasi Grafik
Nama    Vendor
Action!    Macromedia
StarOfficer Impress    Sun Microsystem
FreeLance Graphics    Lotus Development Corporation
Power Point    Microsoft Corporation
WordPerfect Presentation    Novel Corporation

e.      Komunikasi
 Komunikasi berfungsi untuk melakukan komunikasi antar pemakai secara elektronis. Contoh Microsoft Outlook dan Opera dapat digunakan untuk mengirim dan menerima surat elektronis.
Daftar Perangkat Lunak e-mail
Nama    Vendor
PerfectOffice    Novel Corporation
Netscape Messenger    Netscape Communications
Outlook Express    Microsoft Corporation
Kmail    Koffice Team
f.       Personal Information Manager
 Mengelola informasi yang berhubungan dengan jadwal, tugas, data rekanan atau klien, dan keuangan.
Merupakan program yang sangat bermanfaat bagi individu yang ingin mengelola informasi pribadi. Perangkat lunak ini bermanfaat untuk mengelola ibformasi yang berhubungan dengan jadwal, tugas, data rekanan atau klien, dan keuangan.
                            Daftar Perangkat Lunak PIM
Commence    Jensen-Kones, Inc
Computer Organizer    Impulse Software
Lotus Organizer    Lotus Development Corporation (Sekarang IBM)
Microsoft Outlook    Microsoft Corporation

g.      Management Data
Untuk mencatat, memanipulasi, dan mengambil data atau informasi. Program yang berguna untuk mencatat, memanipulasi, dan mengambil data dengan cara yang mudah dan cepat. Beberapa contoh DBMS yang biasa dipakai oleh perseorangan
Daftar DBMS
Nama    Vendor
Acces    Microsoft Corporation
Paradox    Novell Corporation
Visual Dbase    Borland International
Visual Ekspress    Computer Association
Visual FoxPro    Microsoft Corrporation

Diluar pengolahan data diatas terdapat kelompok perangkat lunak produktifitas yang lain, misalnya yang tergolong sebagai pengolah statistika (Contoh SPPS dan MicroStat).
Perangkat lunak produktivitas kerja merupakan perangkat lunak aplikasi yang umum dipakai orang.
F.     Software Suite
Adalah kumpulan beberapa program yang dikemas menjadi satu. Beberapa contoh yang terkenal adalah Microsoft Officer, Lotus SmartSuite, serta StarOffice. Sebagai contoh, Microsoft Office merupakan produk yang terdiri atas sejumlah program seperti Microsoft Word, Microsoft Excel, Microsoft Acces, dan beberapa program lainnya.

Contoh beberapa Software suite
Program    Microsoft Office    Corel WordPerfect Ofice    Sun StarOffice
Pengolahan Kata    Word    WordPro    StarWriter
Lembar Kerja    Excel    QuartroPro    StarCale
Presentasi    Power Point    Presentations    StarImpress
Personal Information Manager    Outlook    Corel Cental    StarSchedule
Management Basis Data    Acces    Paradox    StarBase


PIRANTI KELUARAN

D.    Pengertian Piranti Output/Piranti Keluaran

    Output device (Alat Keluaran) adalah perangkat komputer yang berguna untuk menghasilkan keluaran, apakah itu ke kertas (hardcopy), ke layar monitor (softcopy) atau keluaran berupa suara. Contohnya printer, speaker, plotter, monitor dan banyak yang lainnya.Output yang dihasilkan dari pemroses dapat digolongkan menjadi empat bentuk, yaitu :
1.    tulisan (huruf, angka, simbol khusus),
2.    image (dalam bentuk grafik atau gambar),
3.    suara
4.    bentuk lain yang dapat dibaca oleh mesin (machine-readable form).
Tiga golongan pertama adalah output yang dapat digunakan langsung oleh manusia, sedangkan golongan terakhir biasanya digunakan sebagai input untuk proses selanjutnya dari komputer.
Peralatan output dapat berupa:
2.    Hard-copy device, yaitu alat yang digunakan untuk mencetak tulisan dan image pada media keras seperti kertas atau film.
3.    Soft-copy device, yaitu alat yang digunakan untuk menampilkan tulisan dan image pada media lunak yang berupa sinyal elektronik.
4.    Drive device atau driver, yaitu alat yang digunakan untuk merekam simbol dalam bentuk yang hanya dapat dibaca oleh mesin pada media seperti magnetic disk atau magnetic tape. Alat ini berfungsi ganda, sebagai alat output.
    Output bentuk pertama sifatnya adalah permanen dan lebih portable (dapat dilepas dari alat outputnya dan dapat dibawa ke mana-mana).Alat yang umum digunakan untuk ini adalah printer, plotter, dan alat microfilm. Sedangkan output bentuk kedua dapat berupa video display, flat panel, dan speaker. Dan alat output bentuk ketiga yang menggunakan media magnetic disk adalah disk drive, dan yang menggunakan media magnetic tape adalah tape drive.

E.    MONITOR
Merupakan output Softcopy device / alat keluaran yang berfugsi untuk menampilkan gambar pada layar. Gambar yang ditampilkan berasal dari proses grafis yang dilakukan oleh VGA Card. Berdarsarkan teknologi yang digunakan monitor memiliki 2 jenis yaitu CRT (Cathode Ray Tube) dan LCD (Liquid Crystal Display)
a.    Ukuran Monitor
Ukuran diagonal layar monitor. Misalnya LCD 17″ (inch), yang berarti ukuran diagonal layar tersebut (pojok kiri bawah ke pojok kanan atas) sepanjang 17 inchi. Ukuran yang biasa dijumpai misalnya 15″, 16″, 17″, 18.5″, 19″, 22″ dan lainnya.




b.    Resolusi Monitor


















•    CGA (Color Graphics Adapter), dikenalkan oleh IBM pada tahun 1981 sebagai monitor warna standar untuk komputer IBM. Pada saat itu standar CGA video card-nya hanya dengan kapasitas video RAM sekitar 16 MB saja.
•    EGA (Enhanced Graphics Adapter), dikenalkan oleh IBM pada tahun 1984. Resolusinya 640×350 pixel dengan 16 warna (4 bpp –bits per pixel–).
•    MCGA (Multicolor Graphics Adapter), monitor ini adalah versi murah dari monitor tipe VGA yang dikenalkan pada tahun 1987. MCGA memiliki 320×200 pixel dan 256 warna, dan dengan 640×480 pixel untuk monochrome (hitam putih). Monitor ini relatif murah karena kapasitas memorinya juga kecil, yaitu sekitar 64kb video RAM(dibandingkan dengan VGA saat itu dengan kapasitas memori 256kb).
•    VGA (Video Graphics Array), dikenalkan oleh IBA pada tahun 1987. VGA sebenarnya ada beberapa resolusi, tetapi yang umum saat VGA mengacu pada resolusi 640 × 480 pixel dengan 16 warna (4 bpp) dan dengan 4:3 aspect ratio. Monitor dengan resolusi yang lain, misal 320×200 dengan 256 warna (8 bpp) atau resolusi 720×400 (text mode) juga didefinikan sebagai VGA.
•    SVGA (Super Video Graphics Array), standar monitor yang dibuat oleh VESA untuk komputer IBM. SVGA memiliki resolusi 800×600 dan dikenalkan pada tahun 1989.
•    XGA (Extended Graphics Array), standar monitor yang dikenalkan oleh IBM pada tahun 1990. XGA mendukung resolusi hingga 1024×768 dengan jumlah warna lebih banyak dan refresh rate yang tinggi. XGA juga bisa mendukung resolusi hingga 1360×1024 dalam mode 16 warna (4 bits per pixel).
•    WXGA (Widescreen Extended Graphics Array), ini adalah monitor XGA dengan format layar lebar. Umumnya digunakan untuk komputer jinjing.
•    SXGA (Super Extended Graphics Array), monitor ini memiliki resolusi hingga 1280×1024 dan 32 bit truecolor.  Dengan aspect ratio yang tidak umum 5:4 (yang umum saat itu 4:3), sehingga jika discala gambar akan terlihat lebih lebar di monitor SXGA dibandingan dengan monitor XGA.
•    WSXGA (Widescreen Super Extended Graphics Array) nama lainya (WXGA+), adalah versi turunan dari WXGA. Resolusinya adalah 1440×900 dengan aspect ratio 61:10. Umumnya digunakan untuk komputer jinjing.
•    WSXGA+ (Widescreen Super Extended Graphics Array Plus), adalah versi turunan dari WSXGA yang umumnya dipakai oleh komputer jinjing format layar lebar dengan resolusi max 1680×10500.
•    UXGA (Ultra XGA), adalah standar true color dengan resolusi 1600×1200 dengan aspect ratio 4:3.
•    WUXGA (Widescreen Ultra Extended Graphics Array),  turunan versi UXGA dengan resolusi 1920×1200 dengan aspect ratio 16:10. Umunya digunakan untuk komputer jinjing.
•    QXGA (Quad Extended Graphics Array), monitor dengan resolusi 2048×1536  dan aspect ratio 4:3.
c.    Dot Pitch (dp)
    Dot pitch adalah jarak antara 2 pixel yang berdekatan dan diukur dalam satuan mm, nilai berkisar antara 0.20 mm hingga 0.30 mm, namun yang umum digunakan nilainya berkisar antara 0.26 mm hingga 0.29 mm. semakin kecil nilai dot pitch akan mengakibatkan tampilan monitor semakin tajam dan jelas.

d.    Kecepatan Refresh
    Kecepatan Refresh menunjukkan jumlah pemayaran ulang piksel per detik, sehingga tampilan piksel tetap jelas. Semakin tinggi kecepatan refresh, maka tampilan di layar akan terlihat lebih nyata. Kecepatan refresh dinyatakan dalam besaran Hertz. Monitor dengan kualitas bagus akan memiliki kecepatan refresh 75 Hz, yang berarti dalam satu detik, citra pada monitor akan ditampilkan sebanyak 75 kali.

e.    Interlaced dan Noninterlaced
    Teknologi monitor juga memunculka dua istilah : interlaced dan noninterlaced monitor. Inter;aced monitor adalah jenis monitor yang menampilkan informasi dalam layar melalui dua tahapan. Sedangkan noninterlaced monitor hanya menggunakan satu tahapan. Sebagai contoh, televisi biasanya memiliki kecepatan refresh lebih rendah dibanding monitor computer pada umumnya, memerlukan interlaced agar gambar dapat terlihat jelas. Pelepas electron pada tabung televisi akan menampilkan seluruh gambar pada baris ganjil dari bagian atas layar sampai kebawah, kemudian pelepas electron akan menampilkan gambar baris genap sesudahnya. Karena posfor yang terletak pada layar dapat menyimpan cahaya, maka mata kita seolah-olah gambar tersebut ditayangkan sekaligus pada saat yang bersamaan. Efek dari interlaced monitor computer adalah kerdip, yang dapat melelahkan mata dan tentu saja mempengaruhi kualitas penyajian informasi.

f.    Kedalaman Warna (colour deep)

kіtа semua pasti kenal dengan kаtа Bit, bit di sini yang kіtа bahas adalah Bit kedalaman warna yang ada di monitor. Penjelasan Bit adalah unit terkecil dаrі informasi yang dapat dimengerti oleh komputer. Bit menyatakan 2 keadaan; “Ya” dаn “Tidak” (dalam istilah lain Positif/negatif, atau dalam notasi 0/1). Informasi-informasi dalam komputer ditangani dengan cara menerangkan sesuatu dengan “Ya” atau “Tidak”, termasuk layar monitor. Layar monitor disusun oleh kotak-kotak kecil (pixel/cell) yang berisi informasi/bit yang menentukan warna apa yang аkаn ditampilkan.Untυk memahami bit, kіtа ambil contoh sebuah layar monitor hitam-putih (1 bit), bila pixel menyatakan “Ya” maka sebuah kotak аkаn berwarna putih, bila pixel menyatakan “Tidak” maka kotak tersebut аkаn berwarna hitam.

Hubungan jumlah bit dengan warna
Jumlah Bit    Jumah Variasi Warna
1    32
(monochrome)
2    4
(CGA)
4    16
(EGA)
8    256
(VGA)
16    65,536
(High Colour, XGA)
24    16,777,216
(True Colour, SVGA)
32    16,777,216
(True Colour + Alpha Channel)

    Selain jenis monitor, warna dan resolusi gambar pada layar juga ditentukan oleh graphic adapter card, yang merupakan piranti antar muka penghubung monitor dengan computer.

g.    Monitor CRT (Cathode Ray Tube)
    Monitor CRT adalah monitor yang berukuran besar seperti televisi, monitor jenis ini menggunakan tabung gelas yang layarnya berbentuk cembung, selain layar cembung monitor CRT ada juga yang berlayar datar (flat). Monitor ini bekerja dengan cara menggerakan sorotan elektron secara maju mundur dibalik layar. Setiap sorotan itu mengenai titik fosfor yang ada di tabung gelas monitor dan selanjutnya menerangi begitu banyak garis dari atas hingga bawah layar sehingga gambar dimunculkan. Monitor CRT memberikan warna yang lebih kaya dalam spektrum penuh dibandingkan monitor LCD. Oleh karena itu, para pendesain grafis lebih memilih moniitor CRT karena langsung bisa membandingkan warna di monitor dengan yang akan dicetak.

Kelebihan : Tipe CRT memiliki kelebihan dalam hal High Dynamic Range ( hingga mencapai 15000:1),reproduksi warna sangat baik, wide gamut dan level black yang sangat rendah.Selain itu, monitor ini dapat menampilkan hampir semua resolusi native dan refresh rate dan memiliki Viewing angle yang sangat baik.Harga yang ditawarkan juga jauh lebih murah dibandingkan jenis monitor LCD atau Plasma.
Kekurangan : CRT memiliki ukuran yang berat dan body besar, terutama untuk ukuran display diatas 20".Membutuhkan daya yang besar dan operasional suhu yang tinggi.Pada sisi reproduksi gambar,pada refresh rate yang rendah,efek flicker akan sangat terasa. Aspect ratio biasanya hanya terbatasi pada ukuran 4 : 3.

h.    Monitor Layar Datar LCD (Liquid Crystal Display)

    LCD banyak ditemukan pada jam digital dan layar laptop atau handphone. LCD merupakan jenis monitor yang menggunakan dua lembar materi terpolarisasi dengan kristal cair yang berada di tengahnya. Saat arus listrik mengalir dan melalui cairan kristal, kristal itu bergabung sehingga cahaya tidak masuk. Oleh karena itu, kristal berfungsi seperti katup yang mengizinkan cahaya masuk atau diblokir. Monitor LCD memiliki bentuk yang ramping, ringan, dan tipis sehingga tidak memerlukan tempat yang luas untuk meletakannya dibanding monitor CRT. Selain itu monitor LCD mengkonsumsi daya listrik yang jauh lebih rendah dibandingkan monitor CRT.

Kelebihan : kelebihan utama LCD adalah pada ukuran dimensi ( compact ) dan berat yang sangat rendah, konsumsi daya yang sangat rendah, hampir tidak ada efek flicker ( tergantung pada tipe backlight yang digunakan ), dapat diproduksi hampir untuk semua ukuran, dan secara teori tidak ada batasan resolusi maksimal.
Kekurangan : LCD memiliki sudut pandang yang sangat terbatasi. Hal ini juga menyangkut sisi reproduksi warna , saturasi, dan brightness yang berubah-ubah meski pada sudut pandang yang paling optimal. Response time-nya rendah hingga menimbulkan ghosting artiffact, memiliki satu native resolution meski resolusi lain dimungkinkan dengan menggunakan video scaller. Dead pixel bisa terjadi entah ketika produksi di pabrik maupun ketika pemakaian oleh user.

•     Passive Matrix
    Passive Matrix adalah teknologi penampilan warna dengan menggunakan sebuah lapisan Liquid Crystal Diode (LCD) di atas kisi-kisi kawat untuk memberikan daya pixel ketika dialuri arus listrik.
•    Active Matrix
    Sama halnya seperti passive Matrix, pada Active Matrix ini juga layar panel datar diletakan diatas kisi-kisi kawat.tp perbedaannya pada Active Matrix ini, arus listrik dialirkan ke berbagai sisi pada kisi-kisi kawat. sehingga tampilan yang dihasilkan lebih cerah dan dapat dilihat dari segala arah. berbeda dengan passive matrix yang hanya cuma dari satu arah.


i.    Perbedaan monitor CRT dan LCD

Ukuran fisik :
Ukuran fisik monitor CRT jauh lebih besar karena memerlukan ruangan untuk tabung CRT. Ukuran LCD lebih ramping, sehingga sesuai untuk tempat yang terbatas atau untuk laptop.

Warna :
Awalnya warna monitor LCD hanya ratusan hingga ribuan jenis, sedangkan CRT sudah mencapai jutaan. Namun, LCD LCD jenis baru telah dapat memproduksi warna yang tak terbatas sehingga lebih halus.

Resolusi :
Umumnya monitor CRT dapat menampilkan berbagai variasi resolusi, sedagkan monitor LCD hanya memiliki satu resolusi native, yaitu resolusi dimana tampilan yang dihasilkan mempunyai gambar paling jelas. Keadaan ini merupakan resolusi LCD tertinggi yng dapat dijangkaunya

Kecerahan (Brightness) :
Pada CRTkecerahan gambar tak menjadi masalah. Pada LCD, mengingat pancaran cahaya dilakukan dari belakang, LCD memiliki level kecerahan yang berbeda daripada CRT. Ukuran kecerahan LCD biasanya dinyatakan dalam satuan nits yaitu berkisar antara 70-250 nits.

Sudut Pengihatan :
Dibandingkan dengan CRT, monitor LCD memiliki sudut penglihatan yang lebih kecil, sehingga warna yang muncul bias berubah jika dilihat dari samping atau bahkan tak terlihat sama sekali. Namun monitor LCD dewasa ini telah memiliki sudut pandang yang lebih luas lagi.

Pemakaian Daya dan Emisi Radiasi :
LCD hanya memerlukan daya listrik yang kecil untuk pengoprasiannya dan tidak mengeluarkan emisi radiasi yang berbahaya jika dibandingkan dengan monitor CRT. Rata-rata monitor memerlukan daya listrik 110 watt, sedangkan LCD memrlukan sekitar 30 hingga 40 watt

Harga :
Monitor LCD lebih mahal dibandingkan CRT

j.    Monitor Plasma dan Electrominescent

Monitor plasma (atau lengkapnya adalah monitor plasma gas) menggunakan gas untuk mengeluarkan cahaya. Teknologi pada monitor ini kini diterapkan pada televisi datar berlayar lebar.
Monitor electroluminescent (EL) mengandung bahan yang bercahaya manakala dialiri arus listrik. Sebuah pixel terbentuk pada layar saat arus listrik dikirim ke perpotongan baris dan kolom yang sesuai.

F.    PRINTER

    Printer adalah salah satu contoh hardware Hardcopy device (perangkat keras) yang terhubung ke komputer dan mempunyai fungsi untuk mencetak tulisan, gambar dan tampilan lainnya dari komputer ke media kertas atau sejenis.Istilah yang dikenal pada resolusi printer disebut dpi (dot per inch).Maksudnya adalah banyaknya jumlah titik dalam luas area 1 inci. Semakin tinggi resolusinya maka akan semakin bagus cetakan yang dihasilkan. Sebaliknya, jika resolusinya rendah maka hasil cetakan akan buruk / tidak bagus.

a.    Impact Printer

    Impact printers adalah jenis printer yang memaksa print heads untuk mentransfer tinta ke media cetak dengan caraprint heads menekan tinta sampai menyentuh kertas, mirip dengan cara kerja mesin tik. Impact printer menggunakan print heads yangberisi sejumlah pin metal. Beberapa print heads hanya memiliki 9 pin untuk menghasilkan titik – titik yang akan membentuk karakter. Dan sebagian printer memiliki 24 pin untuk menghasilkan resolusi yang lebih baik. Selain itu jenis printer ini terbatas pada pencetakkannya yang bersifat monochrome dengan huruf tunggal pada setiap waktu cetak. Beberapa type dari impact printer antara lain :
    Dot Matrix Printer

Jenis printer Dot Matrix merupakan printer yang metode pencetakannya menggunakan pita.Cetakan yang dihasilkan terlihat seperti titik titik yang saling mengubungkan satu dengan yang lainnya, sehingga hasil cetakan kurang halus dan juga kurang bagus. menurut sejarahnya jenis printer dot metrix ini pada awalnya menggunakan 9 Pin yang artinya dalam satu huruf akan dicetak dengan kombinasi dari 9 titik, kemudian semakin berkembang menjadi 24 pin dan tentunya dengan begitu hasil cetakan akan lebih halus. produsen printer jenis dot metrix yang cukup terkenal adalah Epson, dengan produknya Epson LX – 300, espson LX 800 dan lain-lain.


    Daisy Wheel Printer

    Tipe dari printer yang menghasilkan huruf yang kualitasnya cukup baik. Cara kerja printer ini sama seperti mesin tik. Daisy wheel adalah piringan yang terbuat dari plastik atau logam dimana pada setiap ujung dari piringan ini terdapat karakter-karakter.Untuk mencetak karakter, printer memutar piringan sampai huruf yang diinginkan berhadapan tepat dengan kertas. Dan palu langsung menghantam piringan , memaksa karakter untuk menekan tinta, dan meninggalkan bekas tinta di kertas. Jenis karakter dari printer ini bisa dirubah dengan cara mengganti daisy wheel.
    Thimble Printer
    Merupakan Letter Quality printer menggunakan elemen berbentuk thimble yang terdiri dari batangan plastik yang diatur melingkar seperti daisy wheel tetapi batangan tersebut dibengkokkan.Pola dari karakter ada di ujung batangan plastik tersebut.

    Chain Printer
    Mengunakan suatu rantai yang berisi karakter-karakter untuk membentuk hasil cetakannya. Rantai tersebut akan berputar secara horizaontal dan setelah tepat pada posisi pencetakan, palu pemukul akan mengetuk pola karakter di rantai melalui karbon, bentuk dari karakter akan tercetak di kertas. Chain printer mempunyai kecepatan yang tinggi.

    Band Printer

    Cara operasinya sama dengan chain printer, tetapi menggunakan pita besi (steel band) yang berisi kumpulan pola karakter.


    Drum Printer
    Yaitu printer yang kumpulan karakternya diletakkan pada permukaan luar suatu drum metal. Tiap-tiap posisi kolom pencetakan terdapat satu lingkaran kumpulan karakter di drum.
Proses pencetakan karakter dilakukan dengan memutar drum sampai pada bentuk karakter yang diinginkan  dan suatu palu pemukul akan mengetuk karakter tersebut.


b.    Nonimpact Printer

    Non-impact printers adalah jenis printer yang tidak beroperasi dengan cara menekan tinta ke kertas, cara kerja printer ini bermacam-macam, ada yang menggunakan elemen panas, menyemprotkan tinta ke media ataupun dengan menyinari laser beam. Printer jenis ini cenderung lebih tenang dibandingkan dengan jenis impact yang menimbulkan suara berisik ketika mencetak. Keunggulan dari jenis printer ini, mempunyai kerapatan yang lebih baik karena karakter yang di cetak pada media di bentuk dari puluhan titik tinta yang kecil, sehingga menghasilkan output yang lebih baik.Agar mampu menghasilkan cetakan berwarna, maka di gunakan nozzle yang terpisah, masing – masing memiliki warna yang berbeda. Beberapa type dari non-impact printer antara lain :

    Inkjet printer

    Jenis printer Ink jet merupakan jenis printer yang metode pencetakannya menggunakan tinta cair. hasil cetak yang dihasilan oleh jenis printer Ink jet lebih bagus dan halus jika dibandingkan dengan jenis printer dot metrix, jenis printer ink jet ini juga bisa menghasilan hasil cetakan warna.
Pada printer jenis Ink jet menggunakan teknologi dor on demand, yaitu dengan cara menyemprotkan titik titik kecil tinta pada kertas melalui nozzle atau lubang pipa yang sangat kecil. teknologi lainnya yang dikembangkan oleh produsen printer seperti Canon dan HP dengan menggunakan panas. panas tersebut dapat membuat gelembung-gelembung tinta sehingga jika semakin panas akan semakin menekan tinta ke nozzle yang ditentukan dan tercetak pada kertas. karena menggunakan tinta cairan hasil cetaknya menunggu beberapa detik agar bisa kering. jenis printer ink jet ini penempatan dan pengisian tintanya bisa dimodifikasi dengan teknik infus, yaitu dengan menambahkan tabung tinta khusus pada bagian luar printer dan disambung dengan selang kecil untuk dihubungkan pada bagian pencetak di mesin printer.

    Thermal Printer

    Printer ini menggunakan kepala cetak yang berisi jarum-jarum besi yang masing-masing dipanasi secara terpisah.Kertas yang digunakan adalah khusus yang peka terhadap panas.
   
Jarum besi yang dipanasi, bila diletakkan dekat dengan kertas yang peka panas tersebut menyebabkan bentuk karakter akan terbakar di kertas. Thermal printer tidak dapat mencetak bentuk yang berwarna.

    Electrostatic Printer

    Menggunakan kepala cetak yang berisi jarum-jarum besi yang diberi aliran listrik. Cara kerja electrostatic printer sama dengan thermal printer, kecuali kertas yang digunakan adalah kertas khusus yang dilapisi dengan aluminium oksida. Printer ini juga tidak dapat mencetak bentuk yang berwarna.


    Thermal Transfer Printer

Merupakan printer teknologi panas yang dapat mencetak dalam bentuk warna-warna .Printer ini menggunakan kepala cetak yang dipanasi dan suatu karbon yang mengandung partikel-partikel tinta yang dilekatkan pada lilin. Jika lilin ini meleleh, partikel tinta akan terlepas dan melekat di kertas.


    Laser Printer

Merupakan teknologi gabungan
antara teknologi xerographic yang ditemukan di fotocopy dengan teknologi laser. Output digital dari komputer akan dirubah menjadi pulsa sinar laser dan ditembakkan ke suatu drum yang peka terhadap sinar laser.

Bayangan yang ditangkapdi drum akan dikirimkan dengan proses seperti mesin fotocopy. Laser printer membentuk karakter dalam bentuk titik-titik yang sangat kecil dan rapat, sehingga menghasilkan kualitas karakter yang baik.

c.    Serial Printer

    Disebut juga dengan nama character printer karena cara mencetaknya dilakukan setiap saat secara serial. Kecepatan dari serial printer diukur dengan satuan cps (character per second). Yang termasuk serial printer yaitu : dot matrix, daisy wheel, thimble, inkjet, thermal, electrostatic dan thermal transfer printer.

d.    Line Printer

    Bekerja dengan cara mencetak satu baris sekaligus setiap saat. Kecepatan dari line printer biasanya diukur dengan satuan lpm (lines per minute). Yang termasuk serial printer yaitu : chain, band dan drum printer.


e.    Page Printer
    Dapat mencetak satu halaman tiap saat.Yang termasuk page printer adalah laser printer.Kecepatan pencetakan juga diukur dengan lpm atau ppm (pages per minute) bisa mencapai 20000 baris per menit.

f.    Intelligent Printer Controller

    Merupakan alat yang dapat digunakan untuk menghubungkan beberapa komputer dengan beberapa printer sehingga printer tersebut dapat digunakan bersama-sama secara otomatis atau dapat di-switch antara satu printer dengan printer lain.

    Dikatakan intelligent karena mempunyai CPU dan memori tersendiri yang akan mengatur penggunaan printer bersama-sama. Memory di printer controller berfungsi sebagai buffer data yang akan dikirimkan ke printer untuk dicetak.

G.    PLOTTER

    Merupakan alat cetak yang mempunyai kemampuan mencetak grafik atau gambar dengan baik. Plotter menggunakan pena (pen plotter) untuk membentuk gambar yang dicetak, tetapi ada juga plotter yang menggunakan inkjet.

    Plotter ada yang menggunakan drum (drum plotter) dan ada juga yang menggunakan meja datar (flat-bed plotter) untuk landasan kertasnya atau meja gulung (roller-bed plotter).

    Bila drum digunakan, kertas diletakkan di atas drum yang akan berputar naik dan turun sesuai gambar yang dihasilkan. Bila digunakan meja datar, kertas yang diletakkan tidak bergerak tetapi sesuatu seperti tangan yang memegang pena yang mampu bergerak ke semua arah. Bila digunakan meja gulung, maka kertas yang diletakkan di atas meja tersebut dapat bergerak maju mundur.

1.    Plotter Pena
    Pada prinsipnya plotter pena memiliki satu pena atau sejumlah pena berwarna-warni untuk menggambar pada kertas atau plastik transparan. Plotter pena tidak membuat keluaran berbentuk pola titik-titik., tetapi keluaran dalam bentuk garis kontinyu.
2.    Plotter Elektrostatis

    Pada plotter elektrostatis ini kertas diletakkan pada tempat datar seperti meja, kemudian dibuat dengan prinsip kerja seperti pada mensin foto kopi, yaitu dengan memberi tegangan listrik pada kertas. Tegangan listrik tersebut yang akan menarik tinta untuk melekat pada kertas. Tinta kemudian dicairkan dengan pemanasan. Kualitas jenis plotter ini tidak sebagus plotter pena, tetapi kecepatannya lebih tinggi.
 
3.    Plotter Thermal

    Plotter thermal menggunakan pin yang dipanasi secara elektronis. Kemudian pin tersebut dilewatkan pada jenis media yang peka terhadap panas, sehingga terbentuk gambar. Plotter thermal dapat digunakan untuk mencetak pada kertas maupun pada film buram.

4.    Plotter Pemotong
    plotter jenis ini dapat sekaligus memotonh bahan vinyl, karet, gabus, kulit, dan lain-lain. Contoh pemanfaatannya yaitu pada industri sepatu atau industri pakaian, untuk memotong pola atau bahan sekaligus.

5.    Plotter Format Lebar
Plotter format lebar biasa digunakan oleh perusahaan grafis, karena plotter jenis ini dapat membuat cetakan berwarna dalam kertas yang sangat lebar.Teknologi yang digunakan ada yang menyerupai printer ink-jet ataupun plotter thermal.

H.    COMPUTER OUTPUT MICROFILM

    Computer output microfilm (COM) adalah piranti yang dapat menghasilkan gambar dalam gulunga microfilm atau pada microfiche yang berisi banyak halaman dalam setiap lembar.

I.    AUDIO

    Piranti audio dapat menghasilkan suara digital hingga music.Piranti ini memerlukan  kartu suara, perangkat lunak, dan speaker. Melalui teknologi ini dimungkinkan untuk mengonversi suatuteks menjadi suara.Audio Dalam sistem komunikasi bercirikan video, sinyal elektrik digunakan untuk membawa unsur bunyi. Istilah ini juga biasa digunakan untuk menerangkan sistem-sistem yang berkaitan dengan proses perekaman dan transmisi yaitu sistem pengambilan/penangkapan suara, sambungan transmisi pembawa bunyi, amplifier dan lain

TELEKOMUNIKASI

    Pengertian Telekomunikasi
Telekomunikasi atau teknologi komunikasi adalah teknologi yang berhubungan dengan komunikasi jarak jauh. Dengan teknologi inilah seseorang dapat mengirimkanatau menerima informasi ke pihak lain yang letaknya berjauhan.
Selain telekomunikasi terdapat juga istilah sejenis yaitu komunikasi data. Komunikasi data hanyalah bagian dari telekomunikasi yang secara khusu berkenaan dengan data/informasi dalam bentuk digital dari suatu piranta ke piranti lain.
Berbagai alat telekomunikasi pun telah dikembangkan pada masa kini seperti mesin ATM untuk transaksi uang, telekoferensi, telecommuniting, komuputasi grup kerja dan lain-lain.Berikut penjelasannya.
    ATM
ATM telah menjadi mesin yang umum dijumpai di Indonesia.Banyak bank yang telah menggunakan ATM sebagai sarana untuk memudahkan para nasabah mengambil uang.Dengan menggunakan mesin ATM, pengambilan uang dapat dilakukan kapan saja.
    Telekonferensi
Telekonferensi atau yang dikenal dengan sebutan video konferensi, adalah suatu sarana yang memungkinkan sejumlah orang saling bercakap-cakap dan bertatap muka melalui computer.Dengan memanfaatkan computer teknologi internet, videokonferensi mudah sekali untuk diimplementasikan. Masing-masing pihak yang hendak berkomunikasi cukup duduk mengahadap computer yang telah dilengkapi dengan kamera yang dinamakan webcame
    Komputasi Grup Kerja
Komputasi grup kerja (workgroup computing), atau juga dinamakan komputasi kolaburatif, adalah grup pekerja yang memakai computer yang terhubung dalam jaringan untuk berdiskusi dan menyelesaikan suatu masalah. Teknologi seperti ini mudah direlisasikan dengan bantuan perangkat lunak yang dinamakan groupware (misalnya notes dan MS NetMeeting).
    Telecommuting
Telecommuting berarti bekerja yang dilakukan tidak dalam kantor. Seseorang dapat bekerja di rumah atau bahkan di dalam mobil yang terus berpindah. Model kerja seperti ini mulai umum dilakukan, terutama pada jenis pekrjaan yang memang tidak mungkin dilakukan di kantor (misalnya wartawan yang sedasng memburu berita) atau pada jenis pekerjaan yang tidak memerlukan orang untuk dating ke kantor (misalnya pemrograman, yang membuat progam computer).
    EDI
EDI (Electronic Data Interchange) merupakan suatu system yang memungkinkan data bisnis seperti dokumen pesanan pembelian dari suatu perusahaan yang telah memiliki system informasi dikirimkan ke perusahaan lain yang juga telah memiliki system informasi.
    Mengenal Jenis Isyarat
Dasar system telekomunikasi adalah isyarat. Isyarat yang mengalir dari satu tempat ke tempat lain dapat berbentuk analog atau digital
    Isyarat Analog
Isyarat analog biasa juga disebut isyarat kontinyu, karena bentuknya berpa gelombang yang kontinyu, yang membawa informasi dengan mengubah karakteristik gelombang.Isyarat seperti ini biasa dijumpai pada listrik yang berasal dari PLN dan berbentuk gelombang sinus.Dalam system telekomunikasi, isyarat yang mengalir pada jaringan telepon umumnya juga berupa isyarat analog.
Isyarat analog mempunyai ciri yaitu memiliki amplitude dan frekuensi.Jika dikaitkan dengan suara, ketinggian gelombang ditentukan oleh amplitude, yang menentukan keras tidaknya suara, sedangkan frekuensi menentukan jumlah siklus gelombang dalam satu detik, yang berimplikasi pada kenyaringan suara (melengking atau tidak).Pada isyarat analog, nilai amplitude setiap saat berubah-ubah.
    Isyarat Digital
Isyarat digital bisa disebut juga diskret.Isyarat ini tersusun atas dua keadaan, yang biasa disebut bit, yaitu dalam berupa keadaan 0 dan keadaan I.
Keadaan I dapat diperoleh dengan misalnya diwakili oleh tegangan 5volt dan keadaan 0 diwakili oleh 0 volt.
    Pertukaran Isyarat Analog dan Digital
Dalam prakteknya, komunikasi antarkomputer kadang mengalami perubahan dan isyarat analog ke digital dan sebaliknya. Sebagai contoh, komunikasi dua buah computer yang melibatkan jaringan telepon, melakukan perubahan isyarat seperti berikut, mengirimkan isyarat digital dan kemudian leh piranti modem akan diubah menjadi isyarat analog. Isyarat analog inilah yang mengalir pada jaringan telepon.Selanjutnya, isyarat analog diubah oleh modem menjadi isyarat digital pada bagian penerima.
Modem (berasal dari kata modulator/demodulator) adalah piranti yang biasa digunakan kalu dua buah computer ingin berkomunikasi jarak jauh. Dalam hal ini modem mengubah isyarat digital menjadi isyarat analog pada sisi pengirim dan mengubah isyarta analog menjadi isyarat digitak pada sisi penerima.
    Laju Data
Kecepatan data dalam system komunikasi data biasanya dinyatakan dengan istilah berikut
    Laju bit (bit rate) dan
    Laju baud
Laju bit atau laju data yaitu menyatakan jumlah bit per detik, sedangkan laju baud yaitu menyatakan kecepatan isyarat baik analog mupun digital yang melalui kanal atau jumlah elemen isyarat per detik. Sebuah kanal memiliki buad b tidak selalu mentransmisikan b bit per detik, karena masing-masing isyarat bisa saja membawa beberapa bit. Apabila setiap nilai amplitude menyatakan senuah bit, maka baud sama dngan laju bit. Namun bila terdapat empat macam tegangan yang digunakan untuk mereperesentasikan nilan binner 00 01, 10, dan 11 yang disebut dibits, laju bit sebesar dua kali laju baud. Jika terdapat delaman macam tegangan, isyarat dapat digunakan untuk membawa tiga buah bit. Pada keadaan seperti ini, laju bit adalah sebesar tiga kali laju baud. Sebagai contoh, sebuah modem dapat dimodulasi sederet bit digital dan mengalir 2400 bit per detik dengan menggunakan isyarat berlaju sebesar 600 baud.
    Spectrum Frekuensi dan Lebar-Jalur
Spektrum frekuensi suatu isyarat menyatakan jangkauan frekuensi yang dikandung oleh isyarat. Sebagai contoh, terdapat suatu isyaratdengan persamaan :
sin(2πf1)  + 1/3 sin((2π(3f1)t)
Spektrum frekuensi isyarat ini meliputi f  hingga 3 f
Berkaitan dengan spectrum frekuensi.Terdapat istilah lebar-jalur (bandwidth).Lebar-jalur suatui syarat menyatakan lebar spectrumbrekuensi. Dengan demikian lebar-jalur untuk isyarat sin(2f,t) adalahsebesar 2f,. istilah lebar-jalur digunakan pada isyarat analog dan digital.
    Lebar-jalur dapat dibayangkan sebagai lebar jalan. Bila jalan semakin lebar, jalan dapat menampung kendaraan ddengan volume yang lebih banyak.
    Lebar-jalur untuk isyarat analog dinyatakan dengan suatuan Hz sedangkan lebar-jalur isyarat digital dinyatakan dengan bps .
Pada isyarat digital, idealnya isyrat berupa pulsa berbentuk kotak.Isyarat dengan bentuk seperti ini memerlukan lebar-jalur yang tak terhingga.Pada prakteknya, lebar-jalur yang digunakan pada transmisi digital sangat terbatas.Tentu saja lebar-jalur yang digunakan berpengaruh terhadap kualitas isyarat digital.
Lebar-jalur berperan dalam hal mempengaruhi laju data. Namun, dalam hal yang perlu diketahui adalah bahwa dalam prakteknya penggunaan lebar-jalur yang besar akan meningkatkan biaya. Itulah sebabnya, dengan alasan masalah ekonomis dan praktis, informasi digital dideteksi dengan isyarat yang berlebar-jauh terbatas. Namus, disisi lain, pembatasan lebar-jalur membawa  dampak terciptanya distrosi. Distrosi ini membuat tugas untuk menterjemahkan isyrat yang diterima menjadi sulit dan sebagai akibatnya data menjadi lambat diterima.
Aturan yang berlaku, semakin terbatas lebar-jalur berarti bahwa distorsi semakin meningkat dan akibatnya potensi kesalahan pada sisi penerima menjadi semakin besar.
    Transmisi Serial dan Paralel
    Transmisi Serial
Pada transmisi serial, pada setiap waktu hanya 1 bit yang dikirimkan. Dengan kata lain, bit-bit dikirimkan secara bergantian, satu per satu. Model transmisi seperti ini dijumpai pada hubungan anatara computer modern pada hubungan anatara computer dan printer serial.
    Transmisi Pararel
Pada transmisi pararel, sejumlah bit dikirim per waktu. Masing-masing bit mempunyai jalur tersendiri karena sifatnya yang demikian, data yang mengalir pada transmisi pararel jauh lebih cepat daripada transmisi.
    Konfigurasi Jalur Komunikasi
Konfigurasi jalur komunikasi, yang menentukan cara menghubungkan peranti-peranti yang hendak berkomunikasi, dapat dibedakan menjadi: titik-ke-titik atau multititik.
    Titik-ketitik (point-to-point) menghubungkan secara khususu dua buah peranti yang hendak berkomunikasi. Model seperti ini dapat diterapkan pada dua buah computer yang berkomunikasi memalui kabel parallel; misalnya untuk penyalinan berkas antara kedua computer tersebut. Contoh yang lain yaitu pada komunikasi computer dengan printer melalui port parallel ataupun serial.
    Multititik (multipoint) menyatakan hubunganyang memungkinkan sebuah jalur dapat digunakan oleh sejumlah peranti yang berkomuniklasi. Model seperti ini antara lain ditemukan pada jaringan yang menggunakan topologi bus.
    Arah Transmisi
    Simplex menyatakan arah transmisi yang hanya memungkinkan isyarat mengalir satu arah. Contoh yang umum tentang hal ini yaitu sisra televise yang memancarkan isyarat dari stasiun televise ke antenna TV. Pada keadaan ini, tidak ada isyarat balik, yang berasal dari TV ke stasiun TV. Hubungan pembaca barcode dengan computer merupakan contoh lain yang menggunakan transmisi simplex.
    Half-duplex menyatakan hubungan dua arah yang hanya dapat dilakukan secara bergantian. Arah transmisi seperti ini dapat dianalogikan denga sebuah jalan darurat yang bisa dilalui kendaraan dari dua arah tetapi tidak secara bersamaan. Contoh komunikasi yang menggunakan model seperti ini terdapat pada Walkie-Talkie atau CB. Fungsi pengiriman dan fungsi pernerima harus dilakukan secara bergantian.
    Full-duplex menyatakan hubungan dua arah yang dapat dilakukan secara bersamaan. Model seperti ini dapat dianalogikan dengan jalan dua arah. Telepon contoh yang menggunakan arah transmisi seperti ini.
    Mode Transmisi
    Transmisi asinkron (asynchronous transmission) mengirimkan data per karakter. Setiap karakter ditandai dengan bit pemulai (start bit), bit perakhir (stop bit), serta bit pemeriksa. Oleh karena itu, transmisi asinkron juga dinamakan transmisi start-stop. Bit pemulai digunakan untuk memberi tau bahwa pengirim akan mengirimkan sebuah karakter dan bit pengakhir menyatakan tanda bahwa sebuah karakter telah dikirim. Cara seperti ini lazim digunakan pada mikrokomputer.
    Transmisi sinkron (synchronous transmission) mengirimkan data per blok (sejumlah karakter). Pada bagian awal terdapat field SYN (synchrozation) yang berupa sebuah karakter untuk melakukan sinkronasi. Berikutnya, terdapat flied STX (start-of-text) yang berupa karakter untuk menyatakan bahwa karakter selanjutnya adalah data. Di akhir data, terdapat ETX (end-of-text) yang berupa sebuah karakter untuk menyatakan akhir teks. Lalu BBC (block-check-character) digunakan untuk melakukan pemeriksaan kesalahan.
    Pensaklaran Rangkaian dan Pensaklaran Paket (switching)
    Teknik ini digunakan pada jaringan telepon. Hubungan komunikasi anatara dua orang tidak dibentuk secara permanen, melainkan dibentuk melalui pusanpensaklaran (switching center) atau yang biasa disebut sentral telepon otomat, yang mengubungkan satu simpul dengan simpul lainnya hanya pada sat ada permintaan hubungan. Rangkaian yang trbentuk ini tersedia selama hubungan masih berlangsung dan akan terputus jika salah satu pihak menghentikan hubungan.
Keuntungan pensaklaran rangkaian adalah dapt menghilangkan kebutuhan alamat simpul pengirim dan simpul penerima setelah hubunga terbentuk.
    Pensaklaran Paket (Packet Switching)
Teknik ini mengirimkan data ke media transmisi dalam bentuk kumpulan paket.Setiap  paket dikirimkan secara terpisah dan dapat melalui sejumlah simpul. Dakan hai ini setiap simpul dapat menyimpan paket dan kemudian meneruskan paket tersebut ke simpul lainnya.Dibagian penerima, paket-paket yang diterima dirakit sehingga diperoleh data seperti keadaan asal pada pengirim.Sandar untuk pensaklaran paket yaitu X.25, yang ditetapkan oleh CCITT.
    Pensaklaran Paket Cepat (fast Packet Switching)
Dua teknologi terbaru dari pensaklaran paket yanti frame relay dan cell relay. Kedua teknologi ini merupakan pengembangan dari pensaklaran paket tradisional dan disebut sebagai pensaklaran paket cepat karena mendukung kecepatan yang lebih tinggi daripada pensaklaran paket tradisional.
    Frame Relay, jika X.25 mendukung sebuah paket dengan ukuran sampai 4.098 byte, frame relay mendukung hingga 9.000 byte dan dengan sedikit pemeriksaan kesalahan. Frame Relay mendukung kecepatan hingga 2.048 Mbps.
    Cell Relay, atau lebih dikenal dengan istilah (asynchronous transfer mode). Teknik ATM dirancang untuk menangani pengiriman paket dengan kecepatan di atas 1,544 Mbps. ATM menggunakan paket berukuran kecil (53 byte) dan disebut sel. ATM  digunkan sebagai teknologi untuk B-ISDN (broadband integrated service digital network).
    Multipexing
adalah proses untuk mengirimkan sejumlah isyarat melalui suatu media transmisi   
    FDM (Frequency-division multiplexing) diterapkan pada media komunikasi yang broadband (jalur-lebar), yaitu media komunikasi yang memungkinkan sejumlah saluran dibentuk. Melalui teknik ini, dat, video, dan suara dapat dilewatkan ke media transmisi secara serentak.
    TDM (Time-division multiplexing) bisa digunakan pada media transmisi yang memiliki sifat baseband (jalur-sempit), yaitu media transmisi yang hanya memiliki satu jalur. Pada transmisi seperti ini, setiap peranti yang berkomunikasi mendapat slotwaktu yang digunakan unatuk mangirim data. Sebagaimana terlihat pada Gambar 10.24, data masing-masing computer mengalir pada media transmisi secara bergantian.
Dalam prakteknya, TDM dan FDM juga dapat dikombinaksikan pada media transmisi broadband.
Peranti yang digunakan untuk multiplexing dapat berupa: front-end processor, multiplexer, dan concentrator.
    Front-end processor berupa suatu computer yang ditunjukan secara khusus yntuk pengolahan komunikasi dan dipasangkan ke  computer utama (host) pada system mainframe.
    Multiplexer adsalah peranti yang memungkinkan sebuah media transmisi dapat dipakai untuk melewatkan data oleh sejumlah sumber secara serentak.
    Concentrator adalah computer yang digunakan untuk mengumpulkan dan menyimpan pesan-pesan secara sementara yang berasal dari sejumlah terminal sampai pesan-pesan tersebut siap untuk dikirimkan secara serentak ke host.
    Media Transmisi
Media transmisi atau media komunikasi yang dapat digunakan sebagai channel (jalur) transmisi atau carrier dari data yang dikirimkan yang dapat berupa kabel ataupun radiasi elektromagnetik.

    Media berkabel
Menyatakan media transmisi yang menghubungkan pengirim dan penerima secara fisik berupa kabel. Yang termasuk media kategori ini:
    Kabel pasangan terpilin (twisted pair)
Kabel ini biasa disebut kabel tetepon, karena kabel ini biasa di pakai sebagai pnghubung pesawat telepon dengan jalur telepon. Setiap dua kabel disebut sepasang saling dipilin dengfan tujuan untuk mengurangi interferensi elektromagnetik terhadap kabel lain atau terhadap sumber eksternal.
Interferensi listrik yang diakibatkan oleh isyarat pada sebuah kabel terhadap isyarat pada kabel lain biasa disebut cakap silang (crosstalk)

Macam kabel pasangan terpilin
    UTP (unshielded twisted pair)
Saat ini UTP biasa digunakan pada LAN (Lokal Area Network) dengan kecepatan 10 dan 100 Mbps. Adapun kategori UTP menurut EIA (The Elektronics Industries Association) sendiri ada 5 macam, sebagaimana.
    STP (shielded twisted pair)
    Kabel koaksial (coaxial cable atau coax)

Meruapakan kabel yang dibungkus dengan metal yang lembek. Kabel ini mempunyai tingkat trasmisi data yang lebih tinggi dibandingkan dengan kabel biasa, tetapi lebih mahal.Kable koksial digunakan untuk koneksi jaringa local (LAN) koneksi TV kabel dan antenna TV. Kecepatan data sekitar anatar 100 Mbps sampai 2,4 Gbps. Jenisnya :
    RG-8 digunakan untuk Thick Ethernet.
    RG-9 digunakan untuk Thick Ethernet
    RG-11, dibunakan untuk Thick Ethernet
    RG-58 digunakan untuk Thin Ethernet
    RG-59 digunakan untuk televisi
    Kabel Serat Optik / Fiber Optic Cable
Kabel ini dibuat dari serabut-serabut kaca (optical fibers) yang tipis dengan diameter sebesar diameter rambut manusia, kabel ini membawa isyarat data dalam bentuk berkas cahaya.Kabel ini biasa digunakan pada LAN berkecepatan gigabit per detik atau hingga 10 kali lebih besar dari coaxial cable.Cahaya yang dapat mengalir dengan kecepatan 300.000 km/detik dalam ruang hampa udara.Kecepatan cahaya dalam media transmisi tergantung pada kepadatan media.Semakin padat, semakin lambat. System transmisi optic memiliki tiga komponen:
    Sumber cahaya
    Media transmisi, dan
    Detector cahaya
Sumber cahaya dapat berupa LED (Light Emiting Diode) atau pun laser (ILD/Injectid Laser Diode).
Keuntungan serat optik adalah lebih murah, bentuknya lebih ramping, kapasitas transmisi yang lebih besar, sedikit sinyal yang hilang, data diubah menjadi sinyal cahaya sehingga lebih cepat, tenaga yang dibutuhkan sedikit, dan tidak mudah terbakar.
Kelemahan serat optik antara lain biaya yang mahal untuk peralatannya, memerlukan konversi data listrik ke cahaya dan sebaliknya yang rumit, memerlukan peralatan khusus dalam prosedur pemakaian dan pemasangannya, serta untuk perbaikan yang kompleks membutuhkan tenaga yang ahli di bidang ini.
    Media Tak Berkabel
Media tak berkabel adalah mdia transmisi yang tidak menggunakan kabel. Termasuk dalam media ini adalah:
    Mikrogelombang (microwave)
Microwave merupakan gelombang radio dengan frekuensi tinggi yang dipancarkan dari satu stasiun ke stasiun lain. Sifat pemancar dan microwave adalah line-of-sight, yaitu tidak boleh terhalang. Karena adanya gedung-gedung yang tinggi, bukit atau gunung. Gelombang dengan frekuensi diatas 100Mhz akan menjalar dengan arah lurus. Jarak transmisi biasanya terbatas pada 20-30 km karena factor lengkungan bumi.Jika lebih dari jarak tersebut harus menggunakan penambahan repeater.Transmisi mikrogelombang dapat menyediakan transmisi berganda dengan kecepatan hingga 50 Mbps.
Media transmisi  dengan mikrogelombang seperti di atas sering disebut terrestrial microwave.
Microwave banyak dipakai di liingkungan MAN (Metropolitan Area Network) dan pada warnet yakni untuk menghubungkan warnet dengan ISP.
    Satelit
Satelit adalah media transmisi yang fungsi utamanya menerima sinyal dari stasiun bumi dan meneruskannya ke stasiun bumi lain. Satelit yang mengorbit pada ketinggian 36.000 km di atas bumi memiliki angular orbital velocity yang sama dengan orbital velocity bumi. Hal ini menyebabkan posisi satelit akan relatif stasioner terhadap bumi (geostationary), apabila satelit tersebut mengorbit di atas khatulistiwa. Pada prinsipnya, dengan menempatkan tiga buah satelit geostationary pada posisi yang tepat dapat menjangkau seluruh permukaan bumi.
Salah satu aplikasi yang menggunakan satelit adalah GPS (Global Possitionning System). GPS adalah kumpulan dari 24 satelit yang mengitari bumi dan secara terus menerus mengirimkan isyarat yang memungkin pemakai dapat menentukan posisi tempat ia sedang berada. Alat ini mengambil isyarat dari empat buah satelit untuk menentukan posisi pemakai dngan keakuaratan antara 3 samapai dengan 60 kaki.


Jenis    Keterangan
GEO (Geostationary Eart Orbit)    22.300 mil tepat di atas garis katulistiwa
MEO (Medium Eart Orbit)    6.000 mil dari garis katulistiwa
LEO (Low Eart Orbit)    400-1000 mil di atas permukaan bumi
HEO ( Highly Elliptical Orbit)    Jenis orbit ini dikembangkan oleh Rusia
Keuntungan satelit adalah lebih murah dibandingkan dengan menggelar kabel antar benua, dapat menjangkau permukaan bumi yang luas, termasuk daerah terpencil dengan populasi rendah, meningkatnya trafik telekomunikasi antar benua membuat sistem satelit cukup menarik secara komersial.
Kekurangannya satelit adalah keterbatasan teknologi untuk penggunaan antena satelit dengan ukuran yang besar, biaya investasi dan asuransi satelit yang masih mahal, atmospheric losses yang besar untuk frekuensi di atas 30 GHz membatasi penggunaan frequency carrier.
Adalah jenis dari microwave yang menggunakan satellite untuk mengirimkan sinyal ke transmitter atau parabola. Satellite microwave mengirimkan sinyal secara menyeluruh ke setiap transmitter.
    Gelombang Radio
Transmisi ini digunakan untuk dapat mengirimkan suara atauapun data melalui udara. Frekuensi yang digunakan berkisar anatara 3KHz samapai dengan 300 GHz. Contoh yang menggunakan transmisi gelombang radio adlah system pager dan telepon seluler
    Transmisi Inframerah
Inframerah biasa digunakan untuk komunikasi jarak dekat, dengan kecepatan 4 Mbps. Dalam penggunaannya untuk pengendalian jarak jauh, misalnya remote control pada televisi serta alat elektronik lainnya. Keuntungan inframerah adalah kebal terhadap interferensi radio dan elekromagnetik, inframerah mudah dibuat dan murah, instalasi mudah, mudah dipindah-pindah, keamanan lebih tinggi daripada gelombang radio. Kelemahan inframerah adalah jarak terbatas, tidak dapat menembus dinding, harus ada lintasan lurus dari pengirim dan penerima, tidak dapat digunakan di luar ruangan karena akan terganggu oleh cahaya matahari.
    Jaringan Komputer (Computer Network)
Jaringan computer adalah system komunikasi data yang melibatkan senuah atau lebih system computer yang dihubungkan dengan jalur transmisi alat komunikasi membenttuk satu system. Manfaat dari jaringan computer ini adalah
    Dapat berbagi perangkat keras
    Dapat berbagi progam atau data
    Mendukung kecepatan berkomunikasi
    Memudahkan pengaksesan informasi.



    Klasifikasi Jaringan Komputer
    Local Area Network (LAN)

LAN adalah jaringan computer yang mencakup area dalam satu ruang, satu gedung, atau beberapa gedung yang berdekatan.LAN umumnya menggunakan media transmisi berupa kabel UTP, kabel koaksial, ataupun serat optik. Namun ada juga yang tidak menggunakan kabel yang disebut sebagai wireless (WLAN). Kecepatan LAN berkisar 10 Mbps sampai 1 Gbps. Menurut tipenya, LAN dapat berupa :
    Client.Server adalah suatu model jaringan yang dimiliki client dan server. Clien adalah computer yang meminta layanan sedangkan server adalah computer yang bertindak melayani client.
    Peer to Peer menyatakan model jaringan yang memberikan kedudukan yang sama terhadap semua computer. Tak ada yang bertindak sebaga server ataupun client secara eksplisit. Dalam hal ini dua computer dapat berhubungan secara langsung tanpa server.
    Metropolitan Area Network
    MAN adalah jaringan yang mencakup area satu kota dengan rentang sekitar 10 km-45 km. Jaringan menghubungkan beberapa bank yang terletak dalaam satu kota atau kampus yang tersebar dalam beberapa lokasi tergolong termasuk sebagai MAN. Jaringan seperti ini umumnya menggunakan media transmisi dengan mikrogelombang atau gelombang radio. Namun., ada juga yang menggunakan jalur sewa  (Leased line).

    Wide Area Network
    Jaaringan yang mencakup antar kota, antarprovinsi, antarnegara, dn bahkan antar benua disebut dengan WAN. Conto WAN adalah jaringan yang menghubungkan ATM (Anjungan T unai Mandiri), conto lain adalah internet.
    Topologi Jaringan
    Topologi jaringan menyatakan susunan komputer secara fisik dalam suatu jaringan. Berbagai kemungkinan topologi , bintang, cincin, bus, pohon, lengkap, dan tak berarturan.
    Topologi  bintang
    Pada topologi ini terdapat komponen yang bertindak sebagai pusat pengontro. Semua simpul yang hendak berkomunikasi selalu melalui pusatpengontrol tersebut. Dalam hal ini, pusat pengontrol berupa HUB atau switch.
    Kelebihan tpologi bintang
    Mudah dikelola dan dihubungkan
    Kegagalan satu komputer tidak berpengaruh pada komputer lain.
    Kelemahan Topologi Bintang
    Kegagalan pada pusat pengontrol akan berpengaruh kepada seluruh jaringan
    Jika pengontrol berupa HUB bukan switch akan berpengaruh pada kecepatan.
    Topologi cincin (ring)
    Topologi cincin mirip dengan topologi bus. Informasi dikirim oleh sebuah komputer akan dilewatkan ke media transmisi, melewati satu komputer ke kompter berikutnya. Kelemahan dari topologi cincin yaitu jika satu simpul terputus maka semuanya akan terputus.
    Topologi bus
    Pada topologi ini semua simpul dihbungkan melalui kabel yang disebut bus.kabel yang digunakan adalah kabel koaksial. Jika sesorang pemakai mengirimkan pesan ke seorang pemakai lain maka pemakai tesebut  akan melalui bus. Setiap komputer perlu membaca alamat dalam pesan. Setiap komputer pasti akan membaca pesan tersebut, tetapi apabila cocok dengan alamatnya maka komputer tersebut akan memunculkan pesan nya.
1. kelemahan topologi bus
     - jika kabel utama putus maka semua komputer tidak akan saling terhubung
     -  jika kabel utama panjang, apabila terjadi masalah akan sangat sulit dicari.
   - jika komputer banyak yang aktif maka pesan akan  sering terjadi tabrakan dan kecepatan         pengiriman data berkurang.
2. kelebihan topologi bus
     - instalasi mudah.
     - biaya murah.
    Topologi pohon
    Topologi ohon merupakan pengembangan dari topologi bintang, dengan salah satu simpul di jadikan pengontrol simpul yang berada dibawahnya.
    Topologi ini biasa digunakan pada LAN mengingat kemudahan untuk melakukan ekspansi dan mengurangi keruwetan kabel.
    Protokol Komunikasi
Protool kounikasi atau bisa disebut protokol saja adalah suatu tatacra yang digunakan untuk melaksanakan pertukaran data (pesa) antara dua buah sistem dalam jaringan. Dalam hal ini kedua sistem berbeda sama sekali. Protokol ini mengurusi perbedaan format data pad sistem hingga pada koneksi listrik. Standar protokol yang terkenal yaitu OSI (open System Interconnecting).

    Interkoneksi Antarajaringan
    Interkoneksi antar jaringan adalah menyatakan hubungan antara dua buah jaringan atau lebih. Untuk terkoneksi anatar jaringan harus ditambahan piranti khusus.

    Repeater
Repeater adalah piranti yang berfungsi untuk memulihkan isyarat yang agak caca. Biasa digunakan pada jaringan topologi bus atau cincin untuk memperpanjang jangkauan jaringan.
    Bridge
Bridge diperlukan untuk menghubungkan dua buah LAN yang bertopologi berbeda(misalnya bus dan cincin). Kelebihan piranti ini adalah menjadikan lalu lintas lokal masing-masingjaringan tidak saling berpengaruh. Berbeda dengan repeater, bridge dapatmemisahkanantarjaringan sekiranya memang tidak ada permintaan perhubungan dari jaringan satu ke jaringan lain.
    Router
        Router merupakan peranti yang memungkin anda untuk
    menghubungkan sejumlah LAN yang memiliki topologi dan protool yang berbeda.
    menghubungkan jaringan pada suatu lokasi dengan jaringa pada lokasi lainnya.
    membagi suatu jaringan berukuran besar menjadi jaringan kecil dan mudah dikelola.
    memungkin sebuah perusahaan dihubungkan ke internet dan semua orang dapat   mengaksesnya.
     mencari jalan terefisien untuk mengirimkan data sampai tujuan.
    meelindungi jaringanan anda dari pemakai-pemakai yang tak berhak dengan cara membatasi     akses terhadap data anda.
    Gateway
Peranti berfungsi untuk menghubungkan dua buah jaringan yang memiliki protokol sama sekali berbeda. Contoh penggunaan gateway adalah untuk menghubungkan jaringan SNA (IBM) dan jaringan yang menggunakan sistem operasi jaringan NetWare (Novel)).
    Brouter
    Brouter adalah piranti yang dapat bertindak sebagai router maupun bridge .

PENYIMPANAN EKSTERNAL

1.    Macam Penyimpan Eksternal
Penyimpan eksternal (secondary stroge atau external storage) adalah peranti yang dapat menyimpan data secara permanen. Data tidak hilang ketika komputer dimatikan. Sejauh ini terdapat beraneka ragam penyimpan eksternal. Pita magnetik, hard disk, disket, dan CD-ROM merupakan sebagian contoh penyimpan eksternal. Kartu memor merupakan contoh penyimpan eksternal lainnya yang biasa digunakan pada PDA dan juga pada kamera digital.
Beberapa jenis penyimpan eksternal mendukung operasi baca dan tulis. Hard disk dan disket merupakan contoh penyimpan eksternla seperti itu. Namun ada juga penyimpan eksternal yang hanya bisa ditulis sekali; misalnya CD-WORM.
Peranti penyimpanan eksternal sebenarnya mencakup dua bagian, yaitu media tempat penyimpanan itu sendiri dan peranti untuk membaca atau menulis ke media tersebut. Peranti untuk membaca atau menulis ini disebut drive. Sebagai contoh, media floppy disk memerlukan peranti floppy disk drive.
2.    Pita Magnetik
Media penyimpan pita magnetik (magnetic tape) terbuat dari bahan magnetik yang dilapiskan pada plastik tipis, seperti pita pada pita kaset. Pada proses penyimpanan atau pembacaan data, kepala pita (tape hade) harus menyentuh media, sehingga dapat mempercepat keauasan pita.
Data pada pita magnetik direkam secara berurutan dengan menggunakan drive yang khusu untuk masing-masing jenis. Karena perekaman dilakukan secara sekuensial, maka untuk mengakses data yang kebetulan terletak di tengah, drive terpaksa harus memutar gulungan pita, hingga head mencapai tempat data tersebut. Hal ini membutuhkan yang relatif lama.
Secara garis besar , pita magnetik dibedakan menjadi reel tape dan tape cartridge. Reel tape, berupa pita magnetik yang digulung dalam wadah berbentuk lingkaran, sedangkan cartridge berbentuk seperti kaset video atau bahkan ada yang seperti kaset audio.
Pita magnetik mempunyai ukuran yang dinyatakan dengan istilah kepadatan pita (tape density). Dalam hal ini, ukuran yang digunakan adalah BPI (bytes per inch) atau jumlah byte per inci. Sebagai contoh, kepadatan 9.600 BPI berarti bahwa pita dapat mengandung 9.600 byte dalam setiap inci.
Jenis teknologi yang digunakan pada pita magnetik beraneka ragam. Beberapa contoh : QIC, Travan, DAT, 8mm, Mammoth, AIT Technology, Digital Linear Tape, Super DLT, teknologi ADR, Linear Tape Open, dan teknologi VXA. Selain itu terdapat pula teknologi yang mampu menggabungkan sejumlah pita atau bahkan dengan peranti penyimpan yang lain.

a.    QIC
QIC adalah singkatan dari dari quarter-inch-tape. Semula dibuat oleh perusahaan 3M untuk menyimpan data telekomunikasi, tetapi kemudian banyak digunakan pada PC tunggal karena harganya murah.
Tape QIC secara otomatis mengoreksi data yang baru saja ditulis, dan jika menemui kesalahan, otomotis akan menuliskan kembali ke bagian pita berikutnya.
Kelemahan utama QIC adalah pada kompatibilitasnya. Tak semua drive QIC kompatibel dengan standar. Biasanya QIC menggunakan 72 track (jalur penulisan data pada pita). Saat ini maksimal 144 track, dengan kemampuan merekam data 10 sampai dengan 13 GB.

b.    Travan
Travan dengan format TR-5 memiliki 108 track. Kemampuan penyimpanan sebesar 10GB/20GB dan dengan kecepatan transfer data sebesar 1 Mbps.

c.    DAT
DAT merupakan singkatan dari Digital Audio Tape. Teknologi DAT dipergunakan untuk merekam pada pita dengan lebar 4 mm dengan mempergunakan  teknik perekaman helical scan, yaitu teknik yang digunakan untuk merekam pada video tape dengan kecepatan putaran 2000 RPM.
    Pada teknik helical scan, perekaman dilakukan dalam posisi tulis agak miring, mampu merekam lebih padat. Untuk menghindari kesalahan, perekaman ditambah dengan ECC (Error Correction Code). Bila ada kesalahan perekaman, perekaman akan dilakukan ulang.
Bila pada saat restore (data dibaca untuk dituliskan ke hard disk) pita akan diputar terlebih dahulu untuk menemukan titik ujung penulisan data. Saat mengembalikan data dari pita ke sistem komputer, apabila terjadi kesalahan, kerusakan tersebut dapat diperbaiki dengan menggunakan ECC. Setelah semua data terverifikasi dengan benar, seluruh data dituliskan ke hard disk.
Salah satu format DAT adalah DDS (Digital Data Storage). Salah satu standar DDS yaitu DDS-4 yang mempunyai kapasitas 20GB (atau 40GB untuk yang terkompresi) dengan kecepatan transfer data sebesar 2,4/4,8 Mbps.

d.    8mm
Teknologi pita 8mm semula ditujukan untuk industri video, untuk menyimpan citra berwarna berkualitas tinggi. Saat ini teknologi 8mm telah diadopsi oleh industri komputer sebagai cara menyimpan data dalam jumlah besar, lebih besar daripada DAT.
Pita 8mm juga memanfaatkan teknologi helical scan. Selain itu ada dua protokol utama yang diterapkan pada teknologi ini, dengan mempergunakan algoritma kompresi yang berbeda dan teknologi drive yang berbeda juga. Teknologi tersebut adalah Mammoth buatan Exabyte Corporation serta AIT (Advanced Intelligent Tape) buatan Seagate dan Sony.

e.    Mammoth
Mammoth memiliki teknologi yang lebih maju dan handal. Drive Mammoth memiliki suku cadang yang lebih sedikit dibandingkan drive 8mm serta didesain secara khusus untuk meningkatkan reliabilitas, dengan mengjaga kestabilan putaran dan penarikan pita. Mammoth memiliki sistem peredam guncangan dan dapat mengkalibrasi diri serta mencari serta melaporkan adanya kesalahan.
Mammoth menggunakan ECC Reed Solomon dua level yang dapat membetulkan kesalahan dengan menuliskan ulang blok yang bersangkutan pada track yang sama.
Mammoth-2 (M2) memecahkan standar kecepatan dan kapasitas pita. Jika kecepatan semula hanya 12 Mbps dan dengan kapasitas maksimal 60GB, maka dengan antarmuka Ultra 2/LVD SCSI, dengan hend multichannel, algoritma pembetulan kesalahan ECC3, kompresi dengan ALDC (Adaptive Lossless Data Compression), kapasitas maksimalnya menjadi 150GB dan dengan kecepatan 30 Mbps.
Mammoth mengalami perkembangan drastis pada teknologi pita yang dahulunya dikenal sebagai peranti perekam yang kecepatannya sangat jauh tertinggal dibandingkan dengan piringan magnetik.

f.    Teknologi AIT
Tape cartridge AIT memanfaatkan cip MIC yang berupa EEPROM 64KB. Fungsi cip ini adalah untuk merekam semua informasi yang kalau pada pita lain selalu terdapat dalam segmen pertama. Informasi yang dimaksud antara lain berupa indeks yang menandai lokasi data dalam berkas.
Saat pita dimasukkan ke dalam drive, konektor di dalam drive akan terhubung ke cip MIC. Karena lokasi data dalam berkas dapat diketahui langsung dari cip MIC, maka drive dapat memperkirakan seberapa jauh harus menggulung, dan tak perlu membaca tanda alamat seperti yang ada di pita pada umumnya. Saat lokasi data hampir tercapai, kecepatan putaran berkurang, dan motor mengurangi kecepatan untuk mulai membaca tanda identitas alamat guna mencari lokasi data yang sebenarnya. Hasil dari teknologi adalah kecepatan yang jauh meningkat sampai 150 kali kecepatan pita normal. Selain itu, keausan media menjadi terkurangi karena head hanya membaca tanda identitas alamat setelah mendekati lokasi file yang di minta saja.
AIT juga memanfaatkan teknologi ALDC (Advanced Lossless Data Compression) milik IBM. Selain itu juga menerapkan ECC red-while-write yang mendeteksi dan membetulkan kesalahan penulisan.
Sebagai tambahan, integritas data lebih diperbaiki dengan memanfaatkan teknologi AME (Advanced Metal Evaporated). Media pita biasanya berupa lapisan bahan magnetik yang terbuat dari partikel metal atau oksida dengan berbagai kekuatan magnetik, yang dikombinasi dengan bahan perekat untuk merekatkan bahan tersebut ke pita plastik. Pelapisan media dapat dilakukan dengan penyemprotan. Namun, cara ini dapat mengakibatkan kontaminasi media dengan bahan kimia lain yang berakibat pada penurunan kualitas perekaman.
Teknologi AME menggunakan ruangan hampa udara berisi partikel metal yang diuapkan, karenanya molekul magnetik ini lebih menyatu tanpa menggunakan perekat. Kemudian lapisan tersebut ditutup dengan karbon yang sangat keras menyerupai intan DLC (Diamond Like Carbon) untuk menjga lapisan magnetis di bawahnya dari keausan atau goresan. Dengan adanya pemanfaatan teknologi AME ini maka usia pita AIT menjadi lebih lama.
Pada generasi ketiga, AIT-3 memiliki kapsitas mencapai 100 gigabyte tanpa kompresi dan dengan kecepatan transfer 28 Mbps atau 260 gigabyte dengan kompresi dan kecepatan 12 Mbps. Pada teknologi generasi berikutnya, Super-AIT (S-AIT), yang memanfaatkan fitur AIT berkerapatan tinggi, kapasitas tanpa kompresinya menjadi 500 gigabyte.

g.    Digital Linear Tape
Digital Linear Tape (DLT) buatan DEC (Digital Equipment Corporation) dibuat pertama kali pada pertengahan 1980; diterapkan pada mesin MicroVAX, yang akhirnya dipergunakan oleh Quantum Corporation pada 1994.
Pita DLT lebih lebar 60% dibandingkan dengan pita 8mm dan merupakan pita magnetik yang terlebar. Track penyimpanannya 128 atau 208.
Hal yang unik pada pita DLT terletak pada rancangan mekanisme head-nya, yaitu HGA (Head Guide Assembly). HGA yang berbentuk seperti bumerang dari plat alumunium ini memungkinkan minimalisasi kontak antara pita dengan head tersebut, sehingga memperpanjang usia pita maupun head.
DLT juga memiliki sistem pengendali akselerasi dan penurunan kecepatan pita dengan tepat, serta didesain untuk dapat membersihkan diri. Hal ini membuat kontak antara pita dan head terjadi dengan baik sehingga usia head sekitar 30.000 jam- jauh lebih tinggi dibandingkan dengan usia head peranti 8mm yang hanya 2.000 jam.
Keunggulan DLT yang lain adalah indeks berkas yang terletak di akhir pita, yang memungkinkan head menemukan track tempat berkas berada cepat. Fitur ini membuat produk-produk DLT dapat menemukan berkas apa saja dalam pita berkapasitas 20 gigabyte dalam rata-rata waktu 45 detik.
Untuk mencegah kesalahan, DLT menggunakan pendekatan berlapis, dimulai dengan pemanfaaatan cip ASIC (Application-specific Integrated Circuit) yang membuat kode pembetulan kesalahan ECC Reed Solomon sebanyak 16 KB di setiap 64 KB data pemakai, CRC (Cyclic Redundancy code) 64-bit serta EDC (Error-detecyion Code) untuk setiap 4 KB data. Hal ini masih ditambah lagi dengan verifikasi penulisan data pada saat penulisan, serta otomatis menuliskan kembali data yang direkam pada saat dijumpai adanya kesalahan perekaman.
Keunggulan utama DLT terletak pada kapasitas penyimpanan yang lebih besar, kecepatan transfer data yang lebih tinggi, dan reliabitasi yang lebih tinggi, terutama karena media pita tak menyentuh drive secara fisik.

h.    Super DLT
Super DLT memanfaatkan teknik LGMR (Laser Guide Magnetic Recording) yang menggabungkan antara perekaman optik dan magnetik dengan menggunakan laser sehingga dapat menempatkan head perekaman secara lebih presisi dan lebih handal terhadap goncangan dari luar. Sistem POS (Pivoting Optical Servo) yang diterapkan dalam LGMR ini memungkinkan penulisan dalam track yang lebih padat, menurunkan biaya pembuatan, serta meningkatkan kenyamanan pengguna karena tak perlu melakukan pemformatan terlebih dulu. Kapasitas super DLT lebih ditingkatkan lagi sebanyak 10-20% dengan memanfaatkan sisi belakang pita untuk merekam data.
Sebagai hasilnya, diperoleh kapasitas perekaman tak terkompresi sebesar 1,2 terabyte pada satu cartridge dan dengan kecepatan transfer data 100 Mbps.

i.    Teknologi ADR
ADR (Advanced Digital Recording) merupakan produk hasil riset Philip melalui anak perusahaannya OnStream. Produk pertama yang diluncurkan pada tahun 1999 memiliki kapasitas normal 15 gigabyte dan 30 gigabyte untuk kompresi.
ADR memiliki drive yang dapat mengatur posisi secara tepat bila ada pergeseran pita yang paling kecil sekalipun. ADR dapat membuat 192 track pada tape 8mm.

j.    Linear Tape Open (LTO)
LTO buatan Hewlett-Packard, IBM dan Seagate ditujukan untuk membuat standar alternatif bagi format DLT milik Quantum. LTO mengkombinasikan keuntungan linear multi-channel, teknologi servo, kompresi data, layout track dan ECC untuk memaksimalkan kapsitas kinerja dan realibitasnya.
Ada dua format yang didasarkan teknologi LTO, yaitu :
1)    Accelis
Format Accelis dirancang untuk aplikasi yang sangat memerlukan kecepatan akses seperti pengambilan data secara online. Peranti pita yang berbasiskan format Accelis diharapkan dapat memberikan kecepatan akses data di bawah 10 detik. Kapasitas format Accelis mencapai 25 gigabyte dalam keadaan tidak terkompresi dan 50 gigabyte terkompresi dengan kecepatan transfer 10 sampai dengan 40 Mbps.
2)    Ultrium
Teknologi Ultrium lebih ditujukan untuk keperluan backup data. Format ini memngkinkan pembuatan produk dengan kapasitas terkompresi 200 gigabyte dan dengan kecepatan transfer terkompresi 10 sampai dengan 20 Mbps.

k.    Teknologi VXA
Teknologi VXA menggunakan teknik streaming, yaitu mentransfer data pada tape drive jenis linear maupun helical dengan menggunakan kecepatan yang tetap. Agar drive tersebut dapat beroperasi secara efisien untuk melayani permintaan data dalam frekuensi tinggi, komputer harus dapat mengisi penyangga (buffer) drive dengan penuh. Kecepatan komputer yang rendah atau jalur SCSI yang sibuk dapat mengakibatkan terganggunya kecepatan streaming dan akan berakibat buruk pada operasi penulisan maupun media pita.
Untuk mengatasi masalah kelambatan tersebut, teknologi XVA dari Ecrix Corporation menggunakan operasi kecepatan yang bervariasi sehingga dapat menyesuaikan diri dengan kecepatan komputer atau kesibukan jalur I/O.
VXA mempunyai pendekatan yang berbeda dalam operasi penulisan data. VXA memecah-mecah data yang ada menjadi unit-unit kecil, kemudian menambahkan pembungkus atau verifikasi data sehingga membentuk paket data kecil, yang sering disebut Discrete Packet Format (DPF), sebelum data dimasukkan ke dalam media.
DFF kemudian mengatur agar data tersebut sampai ke buffer, pada waktu yang berlainan sehingga secara efsien dapat mengisi urutan aslinya. Setiap data paket berisi 64 byte data, tanda penyinkron, informasi alamat yang asli, CRC dan ECC. Setiap track berisi 387 paket data.

l.  Teknologi Penggabungan Pita Magnetik
Guna mendukung kecepatan, realibitas dan kapasitas yang diperlukan untuk berbagi data pada jaringan, biasanya perusahaan-perusahaan memanfaatkan aplikasi pita penyimpanan yang terotomasi, misalnya seperti berikut :
a. Tape Library
Tape library adalah sebuah sistem penyimpanan data yang terdiri atas gabungan beberapa cartdrige berkapasitas tinggi untuk menyimpan, mengambil data, dan membaca dan menulis data secra bersamaan. Perangkat keras dari peranti ini terdiri atas drive ditambah dengan suatu alat yang berfungsi untuk mengambil cartdridge dari rak dan memasukkannya ke dalam drive saat diperlukan untuk backup, serta melepas cartdrige yang sudah penuh dan menyimpannya sampai diperlukan. Tape Library tersedia bagi cartdrige: QIC, Travan, DAT 8mm. Tape Library dapat dibedakan menjadi unit penyimpan tingkat kecil, menengah hingga besar, yang dapat memanfaatkan ratusan hingga ribuan cartdrige sekaligus. Tape Library sering dikenal sebagai near on line atau near-line karena kecepatan aksesnya tak setinggi hard disk.

b. Tape Array
Tape array terdiri atas beberapa drive dengan serangkaian kontroler khusus yang dapat mengakses data pada drive-drive tersebut secara paralel. Konsepnya menyerupai teknologi RAID pada hard disk. Dengan cara ini dikatakan dapat mempercepata kinerja hingga beberapa kali lipat dibandingkan sistem dengan drive tunggal. Namun sampai saat ini belum terbukti dengan jelas perbedaannya.

c. Hierarchical Storage Management (HSM)
HSM ini dirancang untuk meminimalkan harga penyimpan dan sekaligus mengoptimalkan kinerjanya, dengan mengkombinasikan berbagai media penyimpanan seperti piringan magnetik, piringan optik, dan pita magnetik dalam satu unit penyimpan tunggal. Peranti akan mengatur letak penyimpanan data pada jenis media tertentu sesuai dengan tingkat keseringan dalam mengakses data tersebut.

3. Hard Disk
Hard disk merupakan salah satu jenis piringan magnetikyang memiliki kapasitas yang besar. Hard disk memiliki piriga metal dilapisi dengan bahan yang memungkin kan data dapat disimpan dalam bentuk titik-titik bermagnet. Data disimpan pada kedua permukaan.
Piringan piringan yang menyusun hard disk tersimpan rapat dalam hard drive. Tujuannya adalah untuk melindungi dari partikel debu atau benda kecil lain mengotori piringan sehingga tidak terjadi tabrakan antara head dan piringan, yang dapat menimbulkan kerusakan.
Sebuah hard disk tersusun dari komponen – komponen
a.    Piringan logam (platter)
b.    Head
c.    Rangkaian elektronik
d.    Rangkaian penguat
e.    DSP ( digital signal processor)
f.    Chip memory
g.    Conector
h.    Spindle
i.    Actuator arm motor
Hard disk dibedakan menjadi 2 golongan, yaitu
a.    Nonremovable hard disk
Nonremovable hard disk disebut juga fixed disk karena memang diletakan di dalam unit sistem dan tidak dimasukan untuk dibawa bepergian.
b.    Removable hard disk
Removable hard disk adalah jenis hard disk yang hanya mengandung satu piringan atau dua piringan yang dilengkapi dengan head baca-tulis. Piranti seperti ini kadangkala disebut hard disk cartridge. Umumnya berkapasitas 2 GB.

4. Floppy Disk
Disket (floppy disk atau magnetic diskette atau flexible disk) diciptakan denga tujuan agar data dapat dipindahkan dari satu komputer ke komputer lain. Oleh karena sifatnya demikian, disket biasa juga disebut removable disk. Disket berisi sebuah piringan magnetik. Pembacaan dan penulisan data ke piringan magnetik dilakukan melalui head yang akan menempel ke permukaan piringan.

5. Zip Disk
Di lingkungan PC terdapat piranti yang sifatnya seperti disket dalam arti dapat dibwa-bawa, tetapi memiliki kapasitas yang lebih tinggi. Piranti ini dihubungkan ke komputer melalui port printer, USB, maupun SCSI. Media menyimpan diberi nama Zip disk.
6. Piringan Optik
Piringan optik (optical disk) adalah piringan yan dapat menampung data hingga ratusan atau bahkan ribuan kali dibandingkan disket. Piringan optik dapat berupa CD dan DVD.
a.    CD
CD (compack disk) atau laser optikal disk merupakan jenis piringan optik yang pertama kali muncul. Pembacaan dan penulisan data pada piringan ditangani melalui sinar laser. Oleh karena itu kecepatan akses piringan optis jauh lebih tinggi daripada disket. Batas Burning untuk CD adalah Untuk CD umumnya sampai batas 650 MB.
      Macam CD yaitu CD-ROM, CD-WORM, CD-Rewritable.
b.    DVD
Perangkat DVD (digital video disc juga sering disebut sebagai digital versatile disc) merupakan tekologi piringan optik kedua setelah CD. DVD memiliki kapasitas penyimpanan yang lebih besar, membaca lebih cepat ketimbang CD, dengan muatan video berkualitas setara sinema, dan lebih ketimbang piringan penyimpanan data untuk keperluan audio maupun komputer PC. Batas Burning untuk DVD lebih besar dibandingkan dengan CD yaitu 4400 MB.
Diantara pabrikan-pabrikan yang telah melakukan test, terdapat kesepakatan bahwa, dibawah kondisi penyimpanan yang direkomendasikan, disc CD-R, DVD-R dan DVD+R setidaknya mempunyai harapan usia hidup 100 sampai 200 tahun atau lebih, sedangkan disc CD-RW, DVD-RW, DVD+RW, dan DVD-RAM setidaknya 25 tahun atau lebih.
Pada DVD-ROM umurnya bervariasi mulai dari 20 sampai 100 tahun. Ada sedikit laporan perkiraan umur disc yang telah dipublikasikan oleh laboratorium2 independen. Sebuah studi percepatan usia di NIST memperkirakan perkiraan usia hidup dari satu tipe DVD-R untuk penulisan disc dapat 30 tahun jika disimpan pada 25°C (77°F) dan 50% kelembaban relatif.
Standarisasi kecepatan baca/tulis DVD-ROM dan DVD-RW.

Kecepatan    MegaByte/s    Megabit/s
1x    1.32    10.56
2x    2.64    21.12
4x    5.28    42.24
8x    10.56    84.48
10x    13.20    105.6
12x    15.84    126.72
16x    21.12    168.96
20x    26.40    211.20
22x    29.04    232.32

c. Blu-ray
Pada tahun 1997, teknologi baru yang menyatukan gambar dan audio digital ditemukan, yang biasa kita kenal dengan sebutan Digital Video / Versatile Disc (DVD). Penemuan teknologi tersebut tentunya cukup berpengaruh terhadap industri film. Namun tak sampai 10 tahun, atau tepatnya tahun 2006, industri film kembali dimanjakan oleh penemuan teknologi yang lebih canggih, bernama Blu-Ray Disc (BD).
Blu-ray terdiri dari 2 kata, yaitu Blue yang berarti biru, mengacu kepada warna laser yang digunakan, dan Ray yang berasal dari jenis optiknya, optical ray. Namun mengapa namanya Blu-Ray, bukan Blue-Ray? Hal ini disebabkan kata-kata yang sering disebutkan tidak boleh dimerekdagangkan, sehingga oleh pembuatnya huruf “e” dihilangkan. Blu-ray memiliki kapasitas penyimpanan yang sangat besar, yaitu sampai dengan 27 GB, atau setara dengan 2 jam video berkualitas sangat baik (High Definition), dan 13 jam video berkualitas standar.

7. USB Flash Disk
USB Flash Disk (UFD) adalah peranti penyimpanan eksternal yang berbentuk pena dengan panjang 53-63 mm, lebar 17 mm dan tinggi 8 mm dan dicolokan ke port USB. Peranti ini dikenal dengan nama yang bervariasi antara lain pen disk dan pen drive.

8. Smart Card
Smart card atau kartu cerdas umumnya berupa kartu plastik yang dilengkapi dengan sebuah cip. Pada cip inilah terkandung memori, prosesor, dan bahkan sistem oprasi. Smart card umum digunakan saat ini, untuk kartu telpon prabayar.

9. Kartu Memori
Kartu memori (memory card) adalah jenis penyimpanan permanen yang bisa digunakan pada PDA ataupun kamera digital. Saat ini terdapat aneka ragam kartu memori. Beberapa contoh yaitu Compact Flash, Smart Media Card, dan Secure Digital Card.